-Tujuh Tingkat Surga-
Tingkat satu : nasi + kecap + tempe
Tingkat Dua : nasi + sambal kecap + tempe
Tingkat Tiga : nasi + sambal kecap + bawang goreng + tempe
Tingkat Empat : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + tempe
Tingkat Lima : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + makan rame2 + tempe
Tingkat Enam : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + kamu menemani + tempe
Tingkat Tujuh : nasi + sambal + tempe (dari tangan ibu)
ps.ini sudah lebih dari cukup,jangan ajak aku ke dunia mu........
[puisitakbertuhan]
-aku-
aku menyukai dunia,
dengan ragam yang ada...
aku menyukai warna,
dengan raga yang ada.
aku menyukai kamu,
dengan semua yang ada...
walau aku terpaksa menyukai aku
karena aku ada...
-aku satu ekor-
ekor lari ke belakang
tak jelas salah langkah
masuk lubang kelam
di musim hujan
terdiam dingin air larut
terhalang lubang kerut
kulit berhala penghisap usia
aku mati atau bernyawa
aku seekor tanpa raga
-atur jalur-
kering memang jiwa ini
terbakar tingkat tiga kesepian
renungan arti dari kebiasaan bernafas lega,
tidak menarik kemungkinan
kita menyumbat takdir sendiri
dalam menahan pertemuan belahan hati.
kita polisi laju nadi nasib sendiri
tak kan lari jika benar anda ingin menari
dengan kecepatan sendiri.
mungkin temui ancaman takdir
anda atur jalur mata nasib
dengan siapa anda menari
irama ritme nada pengiring memaksa anda tersenyum,
senyum pelayanan masyarakat
tanpa tahu anda akan ditikam
tilang tusukan dari belakang!
-cinta nama-
itu namanya cinta.
sebuah nama
bayangan menyapa
surga melanda
ini namanya cinta..
sebuah nama
tulang sendi dada
memeluk dunia
ini namanya cinta..
sebuah nama
tikam tajam maya
terbakar neraka
ini namanya cinta..
sebuah nama.
-pemimpi-
saya memberikan suara
saya memberikan dahaga
tanpa dunia meminta
saya mengerut keluh
saya membasuh peluh
saya penjaga sebelum ada tersangka
saya terjiwai tanpa raga angkat bicara
saya pemimpi berjalan kaki
No comments:
Post a Comment