Sunday, March 4, 2007

dimana aku ada..



-Tujuh Tingkat Surga-


Tingkat satu : nasi + kecap + tempe


Tingkat Dua : nasi + sambal kecap + tempe


Tingkat Tiga : nasi + sambal kecap + bawang goreng + tempe


Tingkat Empat : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + tempe


Tingkat Lima : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + makan rame2 + tempe


Tingkat Enam : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + kamu menemani + tempe


Tingkat Tujuh : nasi + sambal + tempe (dari tangan ibu)


ps.ini sudah lebih dari cukup,jangan ajak aku ke dunia mu........


[puisitakbertuhan]



-aku-


aku menyukai dunia,
dengan ragam yang ada...
aku menyukai warna,
dengan raga yang ada.
aku menyukai kamu,
dengan semua yang ada...
walau aku terpaksa menyukai aku
karena aku ada...



-aku satu ekor-
ekor lari ke belakang

tak jelas salah langkah
masuk lubang kelam
di musim hujan
terdiam dingin air larut

terhalang lubang kerut
kulit berhala penghisap usia
aku mati atau bernyawa

aku seekor tanpa raga


-atur jalur-
kering memang jiwa ini

terbakar tingkat tiga kesepian
renungan arti dari kebiasaan bernafas lega,
tidak menarik kemungkinan
kita menyumbat takdir sendiri
dalam menahan pertemuan belahan hati.
kita polisi laju nadi nasib sendiri
tak kan lari jika benar anda ingin menari
dengan kecepatan sendiri.
mungkin temui ancaman takdir
anda atur jalur mata nasib
dengan siapa anda menari
irama ritme nada pengiring memaksa anda tersenyum,
senyum pelayanan masyarakat
tanpa tahu anda akan ditikam
tilang tusukan dari belakang!


-cinta nama-
itu namanya cinta.

sebuah nama
bayangan menyapa
surga melanda

ini namanya cinta..

sebuah nama
tulang sendi dada
memeluk dunia

ini namanya cinta..

sebuah nama
tikam tajam maya
terbakar neraka

ini namanya cinta..
sebuah nama.


-pemimpi-
saya memberikan suara

saya memberikan dahaga
tanpa dunia meminta
saya mengerut keluh
saya membasuh peluh
saya penjaga sebelum ada tersangka
saya terjiwai tanpa raga angkat bicara
saya pemimpi berjalan kaki

No comments: